
Workshop dan Rapat Kerja: Menuju Tahun Ajaran Baru yang Lebih Sukses
Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2024/225, seluruh guru dan karyawan MTs Surya Buana melaksanakan kegiatan workshop dan rapat kerja pada 9–12 Juli 2024 di madrasah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan guna meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dengan melakukan evaluasi dan refleksi terhadap program yang telah berjalan pada tahun ajaran sebelumnya, serta mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran yang akan datang. Pada kegiatan ini dilakukan sinkronisasi tujuan dan kurikulum yang digunakan, upaya peningkatan kompetensi guru, serta peyusunan perangkat pembelajaran dan rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan satu tahun ke depan.
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan, pembacaan ikrar, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Surya Buana, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta pembinaan oleh Hj. Sri Istuti Mamik, M.Ag. selaku pembina Yayasan Bahana Cita Persada Malang (YBCPM). Dalam pidatonya, beliau berpesan agar seluruh stakeholder mengetahui apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan madrasah dengan melakukan analisis SWOT, untuk kemudian dapat ditindaklanjuti dengan mempertahankan kelebihan dan segera mengatasi kekurangan yang ada. Beliau juga berpesan bahwa tugas seorang guru tidak hanya mengajar mata pelajaran yang diampu, tetapi juga mendidik siswanya agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia. Acara selanjutnya, yakni pemaparan arah dan kebijakan madrasah di tahun ajaran 2024/2025 oleh Bapak Akhmad Riyadi, S.Si., S.Pd., M.Pd. selaku kepala madrasah. Beliau menyampaikan terkait pentingnya pembiasaan penerapan keterampilan abad 21, yaitu 6C (character, citizenship, critical thinking, creativity, collaboration, communication) dalam pembelajaran. Hal ini bertujuan agar siswa dapat beradaptasi dengan baik dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Selanjutnya, kegiatan hari pertama ditutup dengan pemaparan program bidang kesiswaan.
Pada hari kedua, kegiatan workshop dan rapat kerja diisi dengan pemaparan program bidang sarana dan prasarana, serta kurikulum. Selanjutnya, bapak ibu guru dibagi menjadi empat kelompok untuk membuat rancangan P5P2RA yang akan dilaksanakan pada semester gasal. Tema P5P2RA yang dipilih antara lain “gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, bhinneka tunggal ika, dan bangunlah jiwa raga”. Di hari berikutnya, masing-masing kelompok mempresentasikan rancangan proyek yang telah disusun secara bergantian. Pada tahap ini, bapak/ibu guru sekaligus berdiskusi serta saling memberikan saran agar nantinya pelaksanaan P5P2RA dapat berjalan maksimal. Setelah seluruh kelompok melakukan presentasi, kegiatan hari ketiga ditutup dengan diskusi rancangan program serta penentuan penanggung jawab pada masing-masing kegiatan. Pada hari terakhir workshop dan rapat kerja, bapak/ibu guru melaksanakan kerja mandiri dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan workshop dan rapat kerja ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya peningkatan kualitas mutu pendidikan di madrasah. Seluruh guru dan karyawan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak hari pertama hingga hari terakhir dengan antusias dan semangat yang luar biasa. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal untuk memotivasi seluruh guru dan karyawan agar terus berinovasi dan berkarya pada tahun ajaran mendatang. (Elyta Dia Cahyanti)