
Tak Menyerah Hingga Finish, Siswa Matsasurba Sabet Medali Lomba Lari
Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) pada tanggal 9 September 2024, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan lari 5000 meter. Kegiatan ini menjadi tradisi setiap tahun yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan untuk memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS). Kegiatan tersebut diberi nama FIK RUN 2024. Kegiatan ini memiliki beberapa kategori, di antaranya kategori pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Oktober 2024 bertempat di depan gedung B2 UM atau gedung UM Jalan Surabaya. Setiap peserta mendapatkan jersey, nomor lari, uang pembinaan untuk juara 1, juara 2, dan juara 3, medali bagi juara dan 50 finisher pertama untuk masing-masing kategori, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini dimulai pada pukul 04.00 pagi yang diawali dengan registrasi peserta dan berakhir pada pukul 11.00 siang. Selain kegiatan lari 5000 meter, terdapat perlombaan tradisional, seperti gobak sodor dan bentengan fun yang dilaksanakan oleh internal UM, bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), cek dan konsultasi dengan Rumah Sakit Lavalatte, body fat scale dengan Tanita, penampilan guest star, doorprize, dan diakhiri dengan awarding. Rute FIK RUN 2024 ini dimulai dari Fakultas Psikologi lama UM, kemudian menuju Jalan Surabaya, Jalan Gede, Jalan Simpang Wilis, Jalan Pulosari, Jalan Kawi Atas, Jalan Besar Ijen, Jalan Bandung, gerbang Veteran UM, dan berakhir di Graha Rektorat UM.
MTs Surya Buana Malang mengirimkan 4 delegasi siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Siswa tersebut didelegasikan berdasarkan kemampuan dan keinginan siswa tersebut. Siswa-siswa tersebut adalah ananda Muhammad Kaizan As Saqafi (8A), Vanes Hadi Pratama (9A), Viandhika Elrino Rahman (9A), dan Yanuar Bagas Prayuga (9A). Setiap harinya mereka berlatih dengan giat agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kegiatan latihan diawali dengan pemanasan terlebih dahulu, kemudian berlari dengan mengukur waktu, dan diakhiri dengan pendinginan. Selain itu, mereka juga mempelajari teknik yang bisa digunakan untuk mempersingkat waktu tempuh lari. Berkat kerja keras dan semangatnya dalam berlatih, ananda Muhammad Kaizan As Saqafi (8A) dan Viandhika Elrino Rahman (9A) berhasil membawa pulang medali sebagai 50 finisher pertama kategori pelajar. Perlombaan ini memberikan pelajaran untuk mereka agar lebih giat lagi dalam berlatih sehingga jika terdapat kegiatan berikutnya dapat meraih penghargaan yang lebih baik dari sekarang. (Anggiana Putri Aliyanti)