Sukses Ujian Madrasah Selama Pandemi
Rencana pemerintah mengenai ditiadakannya Ujian Nasional pada tahun 2021 sudah tidak lagi menjadi rencana. Setelah Indonesia diserang wabah Covid-19, rencana tersebut pun terpaksa direalisasikan setahun lebih maju dari rencana awal, yakni pada tahun 2020 lalu. Ditiadakannya Ujian Nasional ini tidak serta-merta menghapus segala macam asesmen untuk para siswa. Asesmen untuk siswa tetap dilaksanakan demi menguji seberapa jauh tercapainya tujuan pembelajaran. Salah satu asesmen yang harus ditempuh oleh siswa kelas akhir pada setiap jenjang adalah Ujian Madrasah atau Ujian Sekolah.
Ujian Madrasah tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, yakni dilaksanakan secara daring. Pandemi yang masih saja belum beranjak dari negeri kita ini mengharuskan segala kegiatan sekolah dilaksanakan di rumah masing-masing. Instrumen soal yang diujikan kepada siswa disusun oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kota Malang dan didistribusikan kepada masing-masing panitia ujian di madrasah-madrasah Kota Malang. Demi menjaga kerahasiaan dan ketidakbocoran soal, pendistribusian dilaksanakan melalui platform e-mail. Jumlah soal yang diujikan ialah 30 soal untuk mata pelajaran non-eksakta, sedangkan untuk mata pelajaran eksakta sejumlah 25 soal. Ujian pamungkas bagi siswa kelas 9 ini dilangsungkan selama delapan hari, yakni mulai tanggal 22 sampai 31 Maret 2021.
Di Matsasurba, platform yang digunakan untuk membagikan soal kepada para siswa adalah Google Form dan Google Classroom. Panitia yang telah dibentuk mengunggah soal-soal tersebut ke Google Form yang kemudian link-nya dibagikan kepada siswa melalui Google Classroom masing-masing. Ujian Madrasah diikuti oleh sebanyak 95 siswa, terdiri dari 56 siswa dan 39 siswi. Sebelumnya, Matsasurba juga telah mengalokasikan waktu dua minggu untuk pembahasan kisi-kisi Ujian Madrasah dan tes persiapan UM. Hal tersebut dilaksanakan untuk membantu siswa yang masih kesulitan dalam beberapa materi Ujian Madrasah. Selama Ujian Madrasah berlangsung, tidak ada kendala teknis fatal yang dialami oleh siswa sehingga pelakasanaan UM tersebut berjalan dengan lancar. (Rin)