
Siswa MTs Surya Buana Menangkan Lomba Karya Ilmiah di Kancah Internasional
Dalam rangka memperluas koneksi dan memperkenalkan lembaga pendidikan Surya Buana di kancah internasional, Yayasan Bahana Cita Persada Malang menyelenggarakan kegiatan kompetisi inovasi karya ilmiah dengan konsep perkemahan musim panas. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 8–10 Agustus 2024 di Agrowisata Kota Batu ini bernama Surya Buana International Network Asosiaton (SBINA). Kompetisi ini mengusung tema “Renewable Energy and Common Material”. Kegiatan ini dapat diikuti oleh peserta dari dalam negeri maupun internasional. Peserta kegiatan ini dibagi berdasarkan 3 kategori, yaitu kategori A yang berisikan peserta berusia 7–15 tahun, kategori B yang berisikan peserta berusia 16–22 tahun, dan terakhir ada kategori C yang ditujukan untuk peserta umum.
MTs Surya Buana sebagai bagian dari Yayasan Bahana Cita Persada juga turut andil dalam memeriahkan kegiatan tersebut dengan mengirimkan seluruh siswa untuk menjadi delegasi kegiatan SBINA. Para siswa menuju lokasi menggunakan angkutan kota pukul 07.00 WIB. Acara ini terdiri atas beberapa kegiatan. Kegiatan pertama, yakni pembukaan dan sambutan, lalu dilanjutkan dengan pembuatan peta konsep bertemakan “Hidup Berkelanjutan”. Projek tersebut dikerjakan oleh kelompok yang sudah dibagi sebelumnya. Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan proyek ilmiah mereka, satu persatu mulai mempresentasikan hasilnya kepada juri yang berasal dari Malaysia, Iran, dan Indonesia. Salah satu tim mengangkat judul karya ilmiah yang menarik, yakni “Candle From Pinacone and Waste Oil”.
Beryukur pada lomba di ranah internasional kali ini, enam tim dari MTs Surya Buana berhasil meraih enam medali kejuaraan, yang terdiri atas medali emas, perak, dan perunggu. Medali emas dirah oleh dua tim. Tim pertama beranggotakan Brina Aira (8D) dan Echa Novriananda (8B), sedangkan tim kedua beranggotakan Bahril Hamdan Ali (8A) dan Ahnaf Caesar Hakim (8B). Selanjutnya, medali perak juga diraih oleh dua tim. Tim pertama beranggotakan Muhammad Kenzie Aulia (9A) dan Muhammad Haida Rofi’ (9A), sedangkan tim kedua beranggotakan Khansaa Zahraa (9B) dan Diandra Challista (9B). Medali perunggu diraih oleh Nur Ilman Ardianto (7A) dan tim yang terdiri atas Akbar Maulana (8B), Zhafran Kanz Ismail (8B), Reto Meilano Ricardo (8B), dan Raisa Putra Erwansya (8B).
Setelah rangkaian kegiatan berakhir, para siswa Matsasurba diberikan waktu untuk istirahat dan salat. kegiatan ini ditutup dengan berdoa bersama. Suasana pada saat itu benar-benar menyenangkan karena selain melatih kerja sama antarsiswa, kegiatan ini juga membangun keakraban yang harmonis. (Hadiya Nur Rizqi)