Apakah Tinggal di Apartemen Lebih Efektif?
Meningkatnya populasi manusia dari masa kemasa menyebabkan kebutuhan manusia itu juga meningkat dan bermacam-macam. Salah satu kebutuhan manusia adalah tempat tinggal. Tempat tinggal biasanya berwujud bangunan rumah atau gedung bertingkat yang tentunya dibutuhkan manusia untuk berteduh dan melakukan kegiatan sehari-hari. Lingkungan tempat tinggal sangat beragam, mulai dari perumahan, desa, rumah susun, dan apartemen.
Dalam tulisan ini, saya akan membahas salah satu lingkungan tempat tinggal, yakni apartemen. Menurut KBBI, apartemen adalah tempat tinggal yang terdiri atas ruang duduk, kamar tidur, kamar mandi, dan lain sebagainya pada satu lantai bangunan. Apartemen biasanya juga dibangun sebagai bangunan bertingkat yang besar dan mewah. Fasilitas apartemen cukup bervariasi, seperti kolam renang, taman bermain, pusat kebugaran, dan lain-lain.
Tinggal di apartemen dinilai lebih aman karena lingkungannya yang tidak terlalu terbuka dan memiliki penjaga keamanan. Fasilitas di dalam kawasan apartemen yang diperuntukkan bagi para penghuni apartemen saja menjadi nilai untung bagi penghuninya. Pembangunan apartemen lebih fleksibel dalam pemanfaatan lahan karena dibangun secara vertikal. Tidak hanya itu, apartemen biasanya dibangun di lokasi strategis dan dekat dengan fasilitas umum.
Lingkungan apartemen yang ekslusif dan fasilitasnya yang sangat bagus menyebabkan harga jualnya cukup mahal. Tinggal di apartemen dapat memicu interaksi sosial lebih sedikit. Selain itu, tinggal diapartemen juga berkemungkinan memiliki lingkup tempat tinggal yang lebih sempit. Membeli apartemen mungkin kurang cocok untuk orang yang ingin memiliki hunian dengan taman dan kebun yang luas. Namun, tinggal di apartemen cocok untuk orang yang menyukai hal simple dan efisien. Itu semua kembali pada selera individu masing-masing untuk memilih tipe hunian. (Rheina Rahmatika – Siswa MTs Surya Buana)