Aisya Hasfiyanti namanya. Gadis pemalu kelahiran 12 April 2005 ini adalah putri pasangan Bapak Rafriadi dan Ibu Prita Nur Cahyani. Beberapa waktu lalu, Dia berhasil menorehkan prestasi sebagai juara 1 cabang olahraga tenis meja dalam ajang POSPEDA (Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah) 2018 Tingkat Kota Malang. Tanpa ampun, Aisyah mengalahkan lawan-lawannya secara telak. Hebat!

Anak ketiga dari empat bersaudara ini mulai mengenal dunia tenis meja sejak duduk di bangku kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah. Melalui seleksi atlet yang dibimbing oleh gurunya kala itu, Pak Bambang, Aisyah mulai menekuni tenis meja. Selain mengikuti kegiatan bakat minat tenis meja di MTs Surya Buana Malang, ternyata Aisyah juga mengasah kemampuannya bermain tenis meja ini di luar sekolah. Dia bergabung dalam Klub Tenis Meja Gajayana yang bertempat di stadion Gajayana Malang.

Tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, Aisyah berlatih tenis meja di Klubnya mulai pukul 19.00—22.00 WIB. Kegiatan hariannya padat oleh kegiatan belajar dan berlatih. Namun, tak ada proses yang menghianati hasil. Segala latihan dan upayanya dalam cabang olahraga tenis meja berbuah manis. Berkat ketekunannya berlatih, Aisyah mampu merebut berbagai penghargaan dalam lomba atletik cabang olahraga tenis meja. Beberapa kejuaraan yang telah diraihnya antara lain Juara 2 AKSIOMA Ganda putri, Juara 2 O2SN, dan juara 1 O2SN pada tahun sebelumnya.

Siswa yang saat ini duduk di bangku kelas 8D ini mengaku bahwa selain dirinya, sang Ibu juga menyukai tenis meja ketika muda dulu. Tenis meja baginya tidak hanya sebagai tantangan lomba, namun juga sebuah kegiatan yang menyenangkan. Semangat slalu, Aisya! Semoga langkahmu terus maju menjadi yang terbaik. (FR)