Malang Kota – Madrasah Tsanawiyah Surya Buana menyelenggarakan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 pada tanggal 09 – 12 Mei  2016. Ujian yang lebih dikenal dengan sebutan UN itu diikuti oleh sebanyak 115 siswa yang terbagi menjadi 6 ruang yaitu ruang 46 – 51. Masing-masing ruang terdiri atas 20 siswa, kecuali ruang terakhir yakni ruang 51 diisi sebanyak 15 siswa.

Selama Kegiatan Ujian Nasional berlangsung, siswa masuk pukul 06.15 diawali dengan mengaji dan salat duha 8 rakaat. Mengaji dan salat duha merupakan pembiasaan positif yang dilakukan oleh madrasah dengan akreditasi A tersebut. Akhmad Riyadi, Kepala MTs Surya Buana menyampaikan bahwa siswa Surya Buana harus seimbang akademik dan agamanya. Bidang akademik diperoleh dengan pelajaran umum yang ada di madrasah, sedangkan agamanya didapat oleh anak-anak dengan pembiasaan-pembiasaan positif, seperti mengaji, salat duha, salat berjamaah, dan yang lainnya. “Anak-anak di MTs Surya Buana dibiasakan setiap hari mengaji, dengan harapan anak-anak timbul motivasi untuk menjadikan alquran sebagai pedoman hidup. Sekarang banyak orang yang pintar tapi akhlaknya buruk. Hal itu terjadi karena menjadikan Alquran hanya sebagai hiasan saja, tidak pernah dibaca apalagi dipahami isinya dan diamalkan. Di Surya Buana tidak demikian, mulai dari siswanya bahkan guru/karyawannya pun mengaji setiap hari,” kata Bapak dua anak tersebut.

Lebih lanjut beliau berpesan kepada anak-anak agar percaya diri menghadapi UN. “Saya mengucapkan selamat mengikuti UN. Ada dua hal yang penting dalam UN ini yaitu prestasi dan kejujuran.  Prestasi merupakan keberhasilan, dan kejujuran merupakan perwujudan kualitas diri kalian. Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan kemudahan kepada kita semua dalam menghadapi UN ini. Sukses buat kita semua,” pesannya.

Setelah mengaji dan salat duha, ada waktu untuk mempersiapkan masuk kelas sekitar 15 menit. Salat duha dan mengaji selesai pukul 06.45 WIB dan masuk ruang ujian pukul 07.00 WIB. Sebelum masuk ruangan, siswa berbaris rapi di depan ruangan masing-masing, dipimpin oleh ketua ruang siswa pun berbaris dan masuk satu persatu sambil bersalaman dengan bapak/ibu guru pengawas ruang yang sudah siap berdiri di depan pintu. Kegiatan dilanjutkan dengan berdoa. Sebelum pengawas membagikan lembar soal dan lembar jawab, terlebih dahulu dibacakan tata tertib ujian, agar siswa terbiasa disiplin. Ujiannya pun dimulai. Setiap hari hanya satu mata pelajaran yang diujikan dengan jadwal sebaga berikut: Senin mata pelajaran Bahasa Indonesia, Selasa mata pelajaran matematika, Rabu mata pelajaran Bahasa Inggris, dan Kamis mata pelajaran IPA.

Menurut Fifin Endriana, persiapan UN untuk tahun pelajaran 2015-2016 sudah 100%, mulai dari try out, pembahsan kisi-kisi UN, pedampingan dan pembinaan untuk anak-anak, sampai pada motivasi sukses UN sudah kita lakukan. “Alhamdulillah, persiapan UN sudah kelar semua, ini berkat kerjasama semua panitia dan guru,” kata, guru yang sekarang menjadi sekretaris  UN itu. (ar)