Tahun 2020 menjadi tahun yang kurang menggembirakan bagi kita. Pasalnya, dunia tengah diserang habis-habisan oleh virus bernama Covid-19. Pandemi ini membuat banyak negara menerapkan social/physical distancing dan lockdown. Tak terkecuali negara kita sendiri. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan di Indonesia. Hal ini juga berpengaruh pada kegiatan yang berlangsung di instansi pendidikan. Alhasil, sekolah-sekolah menerapkan pembelajaran daring selama masa pandemi ini.

Pada tanggal 16 Maret 2020, Kementrian Agama Kota Malang mengeluarkan surat edaran berisi imbauan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumah. MTS SURYA BUANA yang sudah menetapkan tanggal 19 Maret 2020 sebagai hari pelaksanaan Penilaian Tengah Semester Genap mau tidak mau harus memutar otak untuk mencari alternatif baru.

Dengan waktu singkat tersebut, para guru MATSASURBA mengubah sistem PTS yang mulanya berbasis kertas menjadi PTS daring. PTS ini memanfaatkan fitur gratis yang disediakan oleh Google, yakni Google Form. Usai menyelenggarakan sosialisasi mengenai teknis pelaksanaan PTS serta mengoperasikan Google Form, para guru mata pelajaran mengunggah soal yang telah siap seminggu sebelumnya ke Google Form.

PTS Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 sistem daring dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 27 Maret. Dengan dikoordinasi oleh masing-masing wali kelas dan bekerja sama dengan orang tua siswa, presensi kesiapan siswa untuk mengerjakan soal PTS dibagikan sejak pukul 06.45 WIB sehingga pada pukul 07.30 WIB link soal PTS akan dibagikan oleh wali kelas pada grup Paguyuban Orang Tua Siswa melalui WhatsApp. Siswa mengerjakan dua mata pelajaran per harinya dengan waktu 120 menit setiap mata pelajaran.

PTS daring ini selain bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa selama setengah semester juga melatih kejujuran siswa dalam mengerjakan soal. Selain itu, nilai PTS juga dibagikan setiap hari sesuai dengan mata pelajaran yang telah diujikan. Nilai PTS tersebut juga dibagikan kepada orang tua siswa melalui WhatsApp. (RIN)