Rabu, 18 September 2019 mnjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh kelas 8C. Pasalnya, pada hari tersebut siswa 8C akan melaksanakan kegiatan Outing Class (OC). Kegiatan OC ialah kegiatan belajar di luar sekolah yang dirancang oleh MTs Surya Buana. Belajar di luar sekolah memang diperlukan agar siswa mendapatkan suasana baru. Tidak hanya itu, yang menjadikan kegiatan OC istimewa adalah destinasinya. Destinasi kegiatan ini tidak lain tempat bekerja salah satu wali murid. Selain mengajak siswa untuk mengenal lebih dekat cara orang tua mereka bekerja, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa menghargai dan syukur terhadap orang tua.

Destinasi OC pertama kelas 8C adalah kebun jeruk milik wali murid salah seorang siswa kelas 8C di Jalan Tegalweru Dau Malang. Rombongan OC 8C berangkat dari madrasah pada pukul 08.30, seusai melaksanakan salat Duha dan tilawah. Selain didampingi oleh wali kelas, kegiatan ini juga didampingi oleh dua wali murid kelas 8C.

Perjalanan ke tempat tujuan tidak memakan waktu yang lama, hanya sekitar 30 menit. Di sana, rombongan disambut oleh pemandangan alam yang menyejukkan mata. Hamparan hijau tumbuhan melengkapi keindahan permadani langit biru yang terang dan gunung yang menjulang. Suasana tersebut memancing siswa 8C untuk bersenandung bersama sebagai ungkapan kegembiraan mereka.

Di perkebunan jeruk tersebut, siswa mendapatkan materi dari pemilik kebun. Materi tersebut meliputi cara penanaman, perawatan, dan pemanenan. Pertanyaan-pertanyaan juga mengalir dari siswa demi menuntaskan rasa ingin tahu mereka serta melengkapi lembar kerja yang telah disiapkan oleh wali kelas.

Seusai materi, siswa dipersilakan untuk memetik jeruk sebanyak yang mereka inginkan tanpa membayar. Tak lupa, mereka serempak mengucapkan terima kasih kepada pemilik kebun yang sekaligus wali murid kelas 8C.

Tidak sampai di situ, kegiatan OC kelas 8C dilanjutkan ke Bumi Perkemahan Bedengan. Tujuan ini dipilih atas permintaan para siswa. Mereka ingin bermain di sungai sambil makan siang yang sudah disiapkan oleh pihak sekolah. Tidak hanya makan siang saja, paguyuban juga menyiapkan makanan ringan untuk mereka. Antusiasme siswa dalam melaksanakan kegiatan OC ini menunjukkan bahwa belajar memang bisa dilaksanakan di mana. “Belajar sambil main kayak gini enak, Bu. Nggak bosen dan dekat dengan alam juga,” tutur salah satu siswa 8C.

Kegiatan ditutup dengan berkunjung ke rumah pemilik perkebunan. Di sana, rombongan dijamu oleh tuan rumah. Salat Zuhur juga dilaksanakan di rumah beliau. Sebelum rombongan OC kembali ke sekolah, wali kelas dan paguyuban menyerahkan tali asih kepada tuan rumah sebagai tanda terima kasih telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan OC pertama kelas 8C. (Rin)