Tahun ini peringatan hari kemerdekaan terasa sangat meriah. Kegiatan perlombaan diadakan selama dua hari yakni pada tanggal 13 agustus dan 16 agustus. Pada hari pertama, selasa, 13 Agustus 2019, kegiatan dibuka dengan jalan sehat dan yel yel. Siswa kompak mengenakan kostum kelas masing masing, berbaris menunggu giliran penilaian yel yel oleh para juri sebelum diberangkatkan. Tak jarang para siswa membawa alat musik demi kemeriahan yel yel yang dibawakan. Siswa pun diberangkatkan dengan pengawalan para walikelas masing masing dibantu dengan Osis.

Setiba di Madrasah, para siswa peserta bazar beserta barang dagangannya bersiap diri menempati stand masing masing. Daya jual, keuntungan dan kreativitas menjadi tolak ukur menentukan pemenang untuk lomba ini. Pada sesi selanjutnya, beberapa lomba diadakan secara serentak, yaitu lomba membaca puisi, lomba menulis artikel dan lomba membuat poster. Lomba diadakan dikelas kelas dengan tim penilainya masing masing.

Pada hari kedua, Jumat, 16 Agustus 2019, suasana kemeriahan masih berlanjut. Semua siswa terbagi tugas masing masing. beberapa siswa mengurus persiapan lomba kreasi tumpeng, sedangkan siswa yang lain mempersiapkan diri lomba pegelolaan kelas. Selain dua lomba tersebut terdapat lomba lain yaitu lomba pukul air, MKDT (mencari koin dalam tepung) dan donat melayang.

Kreativitas siswa terlihat dari hasil lomba menghias tumpeng. Dengan tema kemerdekaan, hasil tumpeng para siswa terlihat meriah dengan nuansa merah putih. “Kami merasa kesulitan dalam menilai hasil karya siswa karena semua bagus”, ucap Bu Wiwik, salah satu anggota tim juri. Akhirnya juri memutuskan kelas 7A lah yang memenangkan lomba kreasi tumpeng tahun ini. Perlombaan lainpun tak kalah meriah. Siswa rela berkotor kotor dan berbasah ria dalam lomba MKDT dan pukul air. 

Peringatan hari kemerdekaan ini rutin dilakukan guna menumbuhkan rasa cinta tanah air, meneladani perjuangan para pahlawan dan melanjutkan perjuangan dimasa sekarang, dari Matsasurba untuk Indonesia. (her)